10 Tips Memilih Perusahaan Affiliate Marketing

Tips Memilih Perusahaan Affiliate Marketing

Apakah Anda pernah mendengar istilah affiliate marketing? Marketing jenis ini membuat Anda memasang link dari perusahaan rekanan afiliasi di media sosial maupun website.

Jika ada teman yang mengeklik, lalu membeli barang di sana, Anda mendapat komisi.

Di era digital, marketing afiliasi ini menjadi alternatif mendulang uang karena Anda tidak perlu menyetok barang di rumah.

Ini cara memilih perusahaan afiliasi agar Anda mendapat keuntungan maksimal.

1. Perusahaan Yang Populer

Ada banyak perusahaan yang menawarkan program afiliasi, misalnya marketplace dan webhosting.

Pilihlah yang populer, karena lebih dikenal oleh warga dunia maya. Nama baik mereka tentu menjadi jaminan, dan pengunjung website Anda yang membutuhkan barang di sana akan bertransaksi.

Anda pun mendapatkan keuntungan berupa komisi.

Jangan asal memilih perusahaan penyedia jasa afiliasi. Jika ia kurang populer, maka pengunjung website Anda juga tidak tertarik untuk mengkliknya.

Cara memeriksa perusahaan itu terkenal atau tidak, cukup mudah.

Buka saja Google dan ketik nama perusahaannya. Akan muncul data-data perusahaan dan tingkat kepopulerannya di mata masyarakat.

2. Jumlah Komisi

Berapa komisi yang ditawarkan oleh perusahaan merchant affiliate marketing?

Besaran komisi ini beragam, bahkan ada yang mencapai 50%. Pilihlah perusahaan yang memberikan komisi terbanyak, jadi Anda makin bersemangat memasang link di website maupun media sosial.

Jadi, baca syarat dan ketentuan baik-baik sebelum menjalankan program afiliasi, termasuk jumlah komisi yang didapat.

Yang perlu diingat, ada jenis afiliasi pay per click atau hanya diklik saja lalu dapat komisi.

Yang lain adalah komisi yang diberikan ketika ada transaksi. Jadi, upayakan untuk menulis caption yang provokatif di media sosial.

Tujuannya agar ada teman dunia maya yang mengeklik dan membeli barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan penyedia afiliasi.

3. Link Boleh Dipasang Di Mana?

Ada perusahaan merchant affiliate marketing yang membolehkan link dipasang di website dan media sosial milik Anda, bebas-bebas saja.

Anda bisa menaruh link di Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain. Namun ada pula yang mensyaratkan harus dipasang di website atau blog berdomain TLD.

Bahkan ada spesifikasi khusus untuk tempat memasang link afiliasi, yaitu blog itu harus memiliki niche yang sama dengan website perusahaan penyedia afiliasi.

Jadi, pelajari dengan teliti pada persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan saat akan menjadi mitra atau marketer dari link afiliasi.

Jangan asal pasang link jika tidak ingin kena semprit dan mengakibatkan hubungan mitra afiliasi jadi buruk.

4. Jasa Atau Program Yang Ditawarkan

Ada begitu banyak perusahaan yang menawarkan program affiliate marketing, tapi jangan asal memilih.

Bacalah riwayat perusahaan, jenis barang atau jasa yang mereka jual, dan kredibilitasnya.

Misalnya Anda memilih perusahaan penyedia jasa afiliasi yang merupakan marketplace atau menyediakan jasa domain dan hosting.

Jangan sampai Anda tertipu atau menyebarkan keburukan karena memasarkan link dari perusahaan abal-abal yang programnya juga tidak jelas.

Misalnya penyedia afiliasi yang ternyata berkedok money game atau situs poker dan perjudian. Nama baik Anda juga jadi terkena imbasnya, jadi pastikan perusahaan itu bonafid.

5. Anda Sudah Pernah Mencoba Produk Atau Jasanya

Agar lebih menghayati, maka sebaiknya Anda juga pernah mencoba barang atau jasa yang dijual oleh perusahaan yang menawarkan program afiliasi alias advertiser.

Jadi, Anda makin semangat memasang link dan mempromosikannya, karena pernah mencoba khasiat produk tersebut. Caption Instagram tempat Anda mengiklankan link juga makin heboh karena Anda berhasil meyakinkan followers untuk mengeklik link-nya.

Baca Juga: Masih Ragu Berbisnis Digital? Yuk Gabung Akademi Bisnis Digital ABDi

6. Waktu Pencairan Komisi

Pilih perusahaan advertiser atau yang menawarkan kerjasama affiliate marketing dengan waktu pencairan komisi yang jelas.

Biasanya, komisi bisa didapat setelah 30 hari, dengan syarat sudah memenuhi nominal tertentu. Catat tanggal ketika Anda mulai berbisnis afiliasi agar gampang mengecek kapan komisinya bisa turun.

Jadi, dari awal teliti websitenya dan baca syarat dan ketentuan afiliasi, sebelum mengiklankan link mereka.

Jangan sampai Anda hanya kerja bakti karena komisi tidak kunjung turun dan molor dari tanggal yang dijanjikan.

Sekali lagi, carilah perusahaan advertiser yang kredibel, jadi mereka selalu menepati janji dan mencairkan uang komisi Anda.

7. Nominal Minimal Jumlah Penarikan Komisi

Biasanya nominal minimal ketika Anda ingin mencairkan komisi dari affiliate marketing adalah 100.000 Beda advertiser maka beda juga aturannya, ada yang nominalnya lebih banyak baru bisa turun.

Jika Anda menggunakan rekening di Bank yang berbeda dengan milik advertiser, maka biaya transfer dibebankan pada Anda.

Oleh karena itu, buatlah rekening untuk menampung komisi di Bank yang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia.

Ketika saldo komisi belum memenuhi syarat untuk dicairkan, padahal sudah berlalu lebih dari 30 hari, tetaplah sabar dan semangat dalam mengiklankan link.

Pasang link itu di website dan media sosial (jika diizinkan) dan tulis caption menarik agar follower mau mengkliknya dengan senang hati.

Inti dari berbisnis online (maupun offline) adalah kesabaran dan ketekunan dalam bekerja, jadi tetaplah temrotivasi untuk beriklan.

8. Deposit Komisi

Ada pula advertiser atau perusahaan penyedia layanan affiliate marketing yang memberikan komisi dalam bentuk deposit, selain transfer ke rekening Anda.

Jika Anda memilih cara deposit maka tidak apa-apa. Jumlah komisi itu bisa Anda pakai untuk membeli jasa yang ditawarkan oleh advertiser, misalnya sewa domain dan hosting. Jadi website Anda akan terus jadi TLD dan terlihat profesional.

9. Tersedia Media Promosi

Pilih advertiser yang tidak hanya menyediakan link promosi tapi juga membuatkan aneka warna dan ukuran banner sebagai media untuk beriklan.

Jadi, Anda bisa menggaet lebih banyak pengeklik dan jika ada transaksi maka komisi Anda jadi berlipat ganda. Anda tidak usah repot membuat banner sendiri atau minta tolong desainer untuk membuatkannya.

Pasang banner di website dan usahakan penempatannya pas. Biasanya di bagian atas atau tengah artikel, jadi pembaca blog bisa tahu ada banner dan mengkliknya.

Jangan menaruh banner di posisi yang terlalu bawah, karena bisa jadi terlewatkan dan kurang terlihat oleh para viewers.

10. Statistik

Perusahaan penyedia layanan afiliasi alias advertiser yang baik juga menyediakan statistik yang akurat.

Berapa orang yang aktif mengeklik link di website Anda? Berapa persentasi yang melakukan transaksi? Ketika statistiknya jelas, maka cara menghitung komisinya juga akurat.

Anda jadi merasa diuntungkan karena tidak dibohongi oleh data palsu.

Ada banyak cara untuk memilih advertiser atau perusahaan penyedia kerjasama affiliate marketing.

Jadi, pilih yang kontrak kerjasamanya jelas, tahu kapan komisi dicairkan dan berapa nominalnya.

Selain itu, statistiknya juga terpampang dengan jelas, jadi Anda diberitahu datanya, berapa orang yang mengeklik, lalu berbelanja di situs advertiser.

Dari 10 tips di atas, yang mana yang paling Anda suka?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!